Pertahanan Rapuh, Arshavin Berang

Bola.net - Buruknya penampilan barisan belakang Arsenal, membuat kesal Andrey Arshavin. Menurutnya, benteng lini belakang The Gunners harus meningkatkan lagi permainan mereka apabila ingin klub tersebut meraih trofi di akhir musim ini.
"Kami kerap bermasalah dengan lini pertahanan kami. Akibatnya, kami harus mencetak gol lebih banyak dari gol yang dicetak lawan ke gawang kami," kesal Arshavin, seperti dikutip dari The Sun.
"Hal ini sangat membuat kami frustasi. Kami mencoba untuk memperbaikinya. Namun kami tak bisa."
"Namun, ini bukan semata kesalahan pemain belakang kami. Bertahan bukan semata tugas mereka. Sebagai sebuah tim, kami harus bersama-sama memperbaiki pertahanan kami," tandasnya.
Memang layak apabila Arshavin kesal. Sebab dalam 16 laga di liga domestik, mereka telah kebobolan 18 kali, terbanyak di antara tim-tim papan atas lainnya. Cedera yang mendera Thomas Vermaelen ditengarai sebagai penyebabnya. Sementara, pelapisnya belum bisa tampil sesuai yang diharapkan. (sun/den)

Pikal Waspadai Kebangkitan Filipina

Bola.net - Asisten pelatih timnas sepak bola Indonesia, Wolfgang Pikal, mengatakan akan mewaspadai kebangkitan Filipina yang akan menjadi calon lawan Firman Utina dan kawan-kawan di semifinal Piala AFF 2010 pada Kamis (16/12).
"Semangat baru yang dimiliki Filipina saat ini berlipat. Itu patut diwaspadai. Terbukti Filipina juga mampu mengalahkan juara bertahan Piala AFF (Vietnam) di penyisihan," katanya di Jakarta, Rabu.
Pikal mengatakan Filipina pada awalnya kurang diperhitungkan pada Piala AFF tahun ini. Namun demikian, berbekal pemain yang memiliki dwi kewarganegaraan, Filipina menjadi kekuatan baru di Asia Tenggara.
"Pada pertandingan semifinal pertama kita harus tandang ke sana (Filipina). Yang jelas kita harus waspada," katanya.
Pertandingan semifinal pertama sesuai dengan jadwal dilakukan 16 Desember mendatang di kandang lawan, yang sampai saat ini belum diputuskan akan digelar di mana pertandingan tersebut. Setelah itu pertandingan kedua akan digelar Gelora Bung Karno Jakarta pada 19 Desember.
Ia menjelaskan selain diperkuat pemain dwi kewarganegaraan yang selama ini bermain di Eropa, calon lawan juga memiliki permainan yang cukup bagus terutama dalam tendangan pojok dan eksekusi bola-bola mati. Filipina bahkan mampu menciptakan gol kecuali saat menjamu Myanmar.
"Itu harus dimatikan. Mereka memiliki itu semua dan kita tidak boleh lengah. Yang jelas kita harus memaksimalkan laga tandang," katanya.
Ditanya formasi pemain yang akan diturunkan di semifinal pertama, asisten pelatih asal Austria itu belum bisa menentukan dengan pasti. Hanya saja, kata dia, kemungkinan besar Arif Suyono akan diturunkan sejak menit pertama.
Setelah menuntaskan babak penyisihan, Irfan Bachdim dan kawan-kawan oleh pelatih Alfred Riedl diberi libur selama satu hari, Kamis (9/12). Selanjutnya, Jumat (10/12) seluruh pemain kembali berkumpul untuk menjalani latihan di lapangan PSSI Senayan, Jakarta. (ant/fjr)

Indonesia Kontra Filipina di Semifinal

Bola.net - Indonesia dipastikan akan bertemu Filipina dalam babak semifinal Piala AFF Suzuki 2010, setelah calon lawan Garuda itu lolos dengan status runner up Grup B.
Pada pertandingan di Chua Cuoi Stadium Vietnam, Filipina ditahan imbang 0-0 oleh Myanmar.
Sementara pada pertandingan di Stadion My Dinh, tuan rumah Vietnam unggul tipis 1-0 atas Singapura melalui gol Nguyen Van Phong pada menit ke-32.
Dengan kedua hasil pertandingan tersebut Vietnam tampil sebagai juara Grup B mengantongi nilai 6, sedangkan Filipina yang semula menempati posisi puncak akhirnya menjadi runner-up grup dengan raihan 5 poin. Singapura sendiri akhirnya tersingkir dengan mendapatkan 4 poin, dan Myanmar menjadi jurukunci dengan 1 poin.
Indonesia akan melakoni laga away melawan Filipina pada semifinal pertama yang digelar 16 Desember nanti, dan 3 hari kemudian giliran tim Garuda yang menjamu lawannya di partai semifinal ke dua di Gelora Bung Karno Jakarta.
Namun, pada semifinal pertama tersebut tempat berlangsungnya partai antara Filipina dan Indonesia itu, sampai berita ini diturunkan belum bisa dipastikan. Sebab, Filipina menurut AFF tidak memiliki stadion yang masuk persyaratan menjadi tuan rumah penyelenggaraan.
"Federasi Sepak Bola Filipina sepakat mereka diperbolehkan memilih salah satu partai dilangsungkan di tempat netral atau kedua partai tersebut dilangsungkan di negara lawan," bunyi statemen AFF dalam website resmi mereka.
Hal itu berarti dua laga antara Filipina kontra Indonesia bisa saja berlangsung di Indonesia.    (aff/fjr)

Malaysia Dampingi Indonesia ke Semifinal

Bola.net - Malaysia lolos ke semifinal setelah mengalahkan Laos 5-1 pertandingan terakhir Grup A AFF Suzuki Cup di Stadion Jakabaring Palembang, Selasa malam.
Kemenangan tersebut menempatkan Malaysia di posisi kedua dalam klasemen akhir Grup A, mengatasi Thailand, yang pada saat bersamaan dikalahkan juara grup Indonesia 1-2 di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.
Di Stadion Jakabaring yang sepi penonton, tim Malaysia pada menit-menit pertama sering menguasai bola dan banyak mendapatkan peluang menciptakan gol.
Gol pertama tim Malaysia diciptakan melalui sundulan Mohd Amri Bin Yahyah pada menit ketiga. Ketinggalan satu gol, Laos mengatur strategi dan meningkatkan serangan sehingga mampu mengimbangi kesebelasan Malaysia. Gol balasan Laos diciptakan Lamnao Singto pada menit ketujuh.
Gol kedua Malaysia kembali diciptakan pemain no 17, Mohd Amri Bin Yahya, pada menit 38. Dalam pertandingan tersebut kedua tim bergantian menguasai bola sehingga kesempatan emas sering tercipta.
Pada babak kedua, tim Malaysia kembali menguasai bola sehingga kesebelasan tersebut kembali menjebol gawang Laos dan mengubah kedudukan menjadi 3-1 melalui Mohd Amirulhadi Bin Zainal pada menit ke-73.
Ketinggalan dua gol membuat semangat pemain Laos mengendur dan mulai kewalahan tersebut sehingga tim Malaysia memanfaatkan kesempatan untuk menciptakan gol lebih banyak.
Malaysia kembali menciptakan gol melalui tendangan Norshahrul Iqlan Bin Talaha dimenit ke-76 dan memperbesar kemenangan menjadi 5-1 setelah pemain Laos Kitsada mencoba membuang bola namun masuk ke gawang sendiri.
Pelatih Laos David Booth mengakui kekuatan lawan dan dalam pertandingan itu pemainnya banyak melakukan kesalahan sehingga tidak mampu meraih kemenangan. "Instruksi yang diberikan kepada pemain tidak jalan sehingga bola selalu berada di pertahanan sendiri," katanya. (ant/fjr)

Indonesia Singkirkan Thailand

Bola.net - Indonesia akhirnya berhasil menyapu bersih babak penyisihan Grup A, setelah di laga terakhir mereka menyingkirkan Thailand dengan skor 2-1.
Sesuai dengan yang diperkirakan sebelumnya, Alfred Riedl menurunkan beberapa pemain cadangan dalam laga ini. Eka Ramdani, M.Robby, Tony Sucipto berada di starting line up Indonesia. Namun, duet Irfan Bachdim dan Christian Gonzales tetap dipertahankan sebagai starter di lini depan.
Meski pertandingan ini tak begitu berpengaruh bagi langkah Garuda ke semi final, Indonesia tetap tampil semangat dan sangat ingin memetik kemenangan. Sebab, mereka ingin memperbaiki rekor tak pernah menang dari Thailand di ajang Piala AFF ini.
Indonesia lebih banyak ditekan di babak pertama, sebab peran Firman Utina dan Ahmad Busthomi yang kreatif dalam menciptakan peluang dan menguasai lini tengah tak bisa disamai oleh duet Eka Ramdani dan Tony Sucipto.
Thailand yang sangat membutuhkan kemenangan pelan tapi pasti mereka menekan tuan rumah. Bahkan, Indonesia bisa saja tertinggal di menit ke 26 melalui tandukan Rangsan Vivatchaichock yang berdiri bebas menyambut umpan crossing dari sisi kanan, beruntung tandukannya masih melebar di sisi kanan gawang Markus.
Meski terus menekan, namun Thailand tak mampu menjebol gawang Indonesia dan laga babak pertama harus diakhiri dengan skor imbang tanpa gol.
Kabar keunggulan sementara Malaysia 2-1 atas Laos di babak pertama dalam laga yang digelar di Stadion Jakabaring membuat tim Negeri Gajah Putih itu tampil menggila di menit-menit awal babak ke dua.
Baru 5 menit babak ke dua berjalan Thailand sempat mendapatkan peluang emas. Berawal dari bola muntah hasil dari Markus yang memotong umpan crossing, bola itu mengarah ke pemain Thailand yang tak terjaga. Pemain tim tamu pun langsung mengarahkan bola ke gawang Indonesia yang sudah ditinggal Markus, beruntung masih ada Maman Abdurrahman yang menjadi penyelamat gawang Garuda.
Indonesia mendapat peluang emas melalui Christian Gonzales memanfaatkan umpan terobosan chip dari Eka Ramdani. Sayang eksekusi pemain naturalisasi itu masih melebar tipis di gawang Gajah Putih.
Di menit ke 54 giliran Markus yang menjadi pahlawan, saat ia menepis tendangan salto Kirait Keawsombut yang berdiri bebas.
Alur serangan Thailand tak henti-hentinya menekan Garuda di babak ke dua ini. Hal itu dikarenakan skuad Alfred Riedl menerapkan permainan bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik. Demi memecah kebuntuan, Riedl mencoba memasukkan striker senior Bambang Pamungkas untuk menggantikan Irfan Bachdim di menit ke 58
Thailand akhirnya mampu menjebol gawang Indonesia melalui kaki Kirait Keawsombut, akan tetapi gol di menit ke 62 itu dianulir wasit karena pemain itu sudah berdiri dalam posisi offside.
Suree Sukha akhirnya menjebol gawang Indonesia di menit ke 68, tendangan keras kaki kirinya dari sisi kanan kotak penalti tak mampu dibendung Markus Horison. Indonesia pun tertinggal 0-1.
Alfred Riedl langsung bereaksi dengan gol tersebut, ia pun memasukkan Arif Suyono semenit usai gol tersebut. Masuknya pemain Sriwijaya FC itu sedikit mengubah pola permainan serangan Indonesia dan mampu keluar dari tekanan pemain Thailand.
Indonesia mendapat hadiah penalti di menit ke 78 saat Christian Gonzales yang mencoba meraih bola muntah hasil tendangannya yang membentur gawang, dijatuhkan oleh pemain belakang Thailand. Bambang Pamungkas yang menjadi eksekutor berhasil melakukan tugasnya dengan baik dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Ini adalah gol ke 33 Bambang bersama tim nasional Indonesia.
Riedl yang masih memburu kemenangan kemudian memasukkan Ahmad Busthomi usai gol tersebut dan serangan Garuda semakin hidup di menit-menit akhir babak ke dua ini.
Indonesia mendapatkan hadiah penalti ke dua saat pemain Thailand menyentuh bola hasil tendangan Arif Suyono. Bambang yang lagi-lagi mengeksekusi penalti tersebut berhasil menaklukkan Sinthaweechai untuk ke dua kalinya. Indonesia berbalik unggul 2-1 dan bertahan hingga babak ke dua usai. 
Kekalahan dari Indonesia ini membuat Thailand tersingkir dan gagal maju ke babak semi final, sebab di laga lain Malaysia berhasil menghancurkan Laos dengan skor telak 5-1.       (bola/fjr)

Diimbangi Malaysia, Thailand Gagal Salip Indonesia

JAKARTA - Tim kuat Thailand kembali gagal memetik angka penuh pada laga kedua babak penyisihan Grup A AFF Suzuki Cup 2010. Menghadapi Malaysia, jawara tiga kali hanya mampu meraih satu angka usai bermain imbang tanpa gol di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (4/12/2010).

Hasil sama seperti yang diperoleh saat ditahan Laos 2-2, Rabu lalu memaksa Thailand gagal menyalip Indonesia yang berada di puncak klasemen. Thailand hanya mengoleksi dua angka dan berada di posisi dua klasemen sementara, tertinggal satu angka dari Indonesia yang beberapa saat lagi akan menghadapi Laos untuk memastikan tiket ke semifinal.

Pada awal babak pertama pertandingam berjalan datar. Kedua tim masih sama-sama mencari celah di lini pertahanan.

Thailand membuka peluang lewat Terasil Dangda. Penyerang bernomor punggung sepuluh, lolos dari perangkap off-side, sayangnya dia gagal menaklukkan Khairul Fahmi Bin Che Mat yang menjadi pengawal di bawah mistar.

Thailand mulai mendominasi di tengah paruh waktu awal. Nataporn Phanrit cs memaksa hampir sebagian punggawa Harimau Malaya berdiri di turun ke area pertahanan.

Pasukan Gajah Putih nampak frustrasi karena aliran serangan mereka melalui sayap selalu bisa dipatahkan. Hal itu membuat mereka harus puas menerima hasil imbang sampai turun minum.

Pada awal babak kedua Malaysia langsung mengancam gawang Thailand. Sebuah free-kick dari muka kotak terlarang meluncur deras ke arah gawang, namun sayang masih menyamping. Thailand kemudian balik menyerang melalui tendangan keras Sarayoot Chaikamdee, namun lagi-agi masih melebar.

Tempo permainan meningkat ketika memasuki menit ke-60. Thailand terus menekan dari lapangan tengah dan beberapa kali melepaskan tendangan spekulasi dari jarak jauh. Sementara Malaysia sesekali bisa melakukan serangan balik berbahaya melalui sisi lapangan.

Jelang laga usai Thailand mengintensifkan serangan melalui sayap. Sialnya meski mampu mengacak-acak pertahanan Malaysia, mereka tetap tidak bisa mencetak gol hingga peluit panjang berbunyi. Skor 0-0 bertahan sampai akhir laga. (acf)

Pesta Gol Lagi, Indonesia ke Semifinal

JAKARTA – Indonesia memastikan diri lolos ke semifinal AFF Cup 2010 dengan status juara grup. Itu didapat skuad asuhan Alfred Riedl setelah kembali berpesta gol ke gawang Laos 6-0 pada laga kedua babak penyisihan Grup A, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (4/12/2010).

Dengan raihan sempurna dari dua laga yang telah dijalani, Indonesia tak tergoyahkan di puncak klasemen dengan poin 6. Dengan demikian, laga pamungkas menghadapi tim kuat Thailand, tak lagi berpengaruh.

Mengusung misi lolos ke semifinal, Indonesia langsung mengambil alih serangan di awal laga. Baru menit ke-7, Hamka Hamzah langsung mengancam gawang Laos melalui sundulan, memanfaatkan umpan silang Firman Utina. Sayang, sundulan Hamka masih tipis di sisi gawang.

Laos langsung merespon dengan skema serangan balik di menit ke-10. Tendangan spekulasi jarak jauh dilepaskan Kaysone Soukhavong. Beruntung bagi Indonesia, bola tendangan Soukhavong hanya membentur mistar gawang Markus Haris Maulana.

Setelah sempat menekan selama 20 menit laga, Indonesia akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui eksekusi penalti kapten tim Firman Utina pada menit ke-26. Hukuman penalti diberikan wasit setelah Cristian ‘El Loco’ Gonzales dijatuhkan Saynakhonevieng Phommapanya di kotak terlarang. 1-0 Indonesia memimpin.

Unggul satu gol, permainan kian terbuka. Laos yang sejak awal bermain bertahan kini mulai berani menyerang. Permainan terbuka yang mulai ditampilkan Laos kontan memberikan ruang bagi Indonesia untuk menekan.

Memasuki menit ke-30, Indonesia memiliki peluang mencetak gol kedua melalui tusukan M. Ridwan di Sisi kiri pertahanan Laos. Nahas, bola silang mendatar yang dilepaskannya gagal disambar El Loco di depan gawang.

Namun, selang dua menit kemudian skuad Garuda akhirnya berhasil mencetak gol kedua melalui Ridwan. Berawal dari kesalahan pemain belakang Laos dalam melakukan passing, Ridwan berhasil mencuri bola dan beraksi melewati dua pemain belakang, sebelum menggocek kiper Bounthisanh, untuk melepaskan tembakan lemah yang sempat membentur pemain belakang Laos sebelum meluncur ke gawang. Keunggulan 2-0 untuk Indonesia menutup paruh pertama laga.

Babak kedua dimulai, Indonesia langsung menggebrak dan kembali menambah pundi-pundi gol menjadi 3-0 melalui gol kedua Firman di menit ke-50. Memanfaatkan kerjasama satu-dua apik dengan M.Ridwan, gelandang Sriwijaya FC melepaskan tembakan keras yang meluncur deras ke pojok kanan gawang Bounthisanh.

Tak puas dengan tiga gol, Indonesia kembali mencetak gol melalui bintang barunya, Irfan Bachdim untuk membawa Indonesia unggul 4-0 di menit ke-62. Gol kedua bomber Persema di turnamen ini dilesakkan berkat kerjasama satu-dua dengan tandemnya yang juga pemain naturalisasi, El Loco Gonzales.

Empat menit kemudian, Bachdim kembali memiliki peluang mencetak gol keduanya di pertandingan ini. Sayanng, tembakan pemain 22 tahun berdarah Belanda ini masih tipis di sisi gawang.

Arif Suyono benar-benar membuktikan dirinya sebagai super-sub. Masuk di menit ke-69 menggantikan M. Ridwan, pemain yang akrab disapa Keceng ini sukses membawa Indonesia unggul 5-0 di menit ke-76, setelah memanfaatkan kemelut di muka gawang, hasil tendangan Hamka yang masih bisa di blok Bounthisanh.

Mencetak lima gol ternyata tak membuat anak-anak merah putih puas. Terbukti, serangan demi serangan terus dilancarkan. Hasilnya, di menit ke-81, pendatang baru timnas, Oktovianus Maniani berhasil mencetak gol pertamanya untuk timnas usai melakukan sprint dari tengah lapangan.

Meski sempat menciptakan beberapa peluang melalui Arif Suyono dan Okto, namun keunggulan 6-0 tajk berubah hingga laga berakhir. Kemenangan ini merupakan pembalasan dendam atas kekalahan 0-2 Indonesia atas Laos di Sea Games 2009, sekaligus ulangan AFF Cup (dulu masih Tiger Cuo) 2004, dimana Merah Putih sukses menggilas Laos dengan skor 6-0.  

Susunan Pemain:
Indonesia
: 1-Markus Harison; 2-Mohammad Nasuha, 3-Zulkifli Syukur (Beny Wahyudi/73’), 5-Maman Abdurahman, 23-Hamka Hamzah; 10-Oktovianus Maniani, 15-Firman Utina (c); 19-Ahmad Bustomi, 22-Muhamad Ridwan (Arif Suyono/69’) , 9-Cristian Gonzales (Bambang Pamungkas/66’), 17-Irfan Bachdim.

Laos: S. Bounthisanh, S. Phommapanya, K. Thongkhen, K. Souksavanh, K. Pinkeo, K. Sysomvang, K. Liththideth, K. Soukhavong, K. Inthammavong, L. Singto, K. Sayavutthi. (acf)

Riedl: Bukan Kemenangan Mudah

JAKARTA - Meski Indonesia menang besar atas Laos, namun pelatih Alfred Riedl mengaku kemenangan yang didapat tidak mudah.

Permainan fantastis kembali diperlihatkan Timnas Indonesia. Menjamu Laos, Firman Utina dkk menang dengan skor meyakinkan 5-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (4/12/2010), dalam penyisihan AFF Cup 2010 Grup A.

Namun, Riedl justru memuji permainan mantan timnya itu. "Awal 20 menit pertama, kami sempat mengalami kesulitan. Laos sempat menyulitkan kami," komentar Riedl dalam jumpa pers setelah pertandingan.

"Setelah tiga gol baru pertandingan berlangsung mudah bagi kami. Namun, para pemain telah berjuang keras dalam pertandingan untuk meraih kemenangan," tandas pelatih asal Austria.

Kemenangan ini, maka Indonesia memastikan satu tiket ke babak semifinal AFF Cup 2010. Dengan mengantongi enam poin, maka Timnas Merah Putih lolos sebagai juara grup A dan menunggu calon lawannya, yakni runner-up di Grup B yang dihuni Myanmar, Filipina, Singapura dan tuan rumah Vietnam. (acf)

Firman: Ini Buah Kerja Keras Tim

JAKARTA - Kemenangan telak 6-0 Timnas Indonesia atas Laos di laga kedua babak penyisihan Grup A AFF Cup 2010 disyukuri oleh Firman Utina. Sang kapten yang menyumbangkan dua gol pada laga tersebut, menyatakan bahwa raihan itu adalah hasil kerjasama tim.

''Kemenangan serta dua gol yang saya cetak merupakan hasil kerjasama tim,'' ujar Firman ditemui wartawan usai pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Gelandang yang kini bermain untuk Sriwijaya FC tak lupa mendedikasikan golnya kepada orang tua, keluarga serta fans. Firman membukukan gol melalui titik putih di babak pertama tepatnya menit ke-26 dan yang kedua pada menit ke-50.

''Dua gol itu saya dedikasikan untuk orang tua dan keluarga,'' pungkasnya.

Mengenai laga mendatang, Firman tidak lupa berpesan kepada rekan-rekannya agar tetap bersemangat dan terus melakukan pembenahan.

''Harus tetap semangat dan terus meningkatkan penampilan. Selain tim juga harus bisa belajar dari kesalahan,'' tuntasnya. (acf)

Laos Terlalu Mudah Buat Kesalahan

JAKARTA - Pelatih Laos David Booth mengaku anak asuhnya terlalu sering membuat kesalahan saat melawan Indonesia.
Permainan fantastis kembali diperlihatkan Timnas Indonesia. Menjamu Laos, Firman Utina dkk menang dengan skor meyakinkan 6-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (4/12/2010), dalam penyisihan AFF Cup 2010 Grup A.

Laos memang sempat memberikan perlawanan di 20 menit babak pertama.Tapi, setelah Firman Utina dan Muhamad Ridwan mencetak gol, permainan Laos menjadi berantakan.

"Skor 2-0 di babak pertama membuat kami sulit untuk bangkit dan dapat kembali ke pola permainan terbaik kami," kata Booth dalam jumpa pers setelah pertandingan.

"Sebenarnya, kami mencoba meminimalisir kesalahan dan mencoba satu gol tetapi kami tidak mampu melakukannya," tegas pelatih kelahiran Inggris tersebut.

Dua pemain naturalisasi Indonesia Christian Gonzales dan Irfan Bachdim tampil gemilang. Apa Laos tertarik untuk memainkan pemain naturalisasi?

"Kami memiliki dua pemain asal Australia. Tetapi untuk saat ini belum dapat ijin untuk menggunakan mereka. Jadi apa yang bisa saya lakukan?," tandasnya dengan nada kecewa. (acf)

Firman: Warna Baru di Timnas Bikin Enjoy

JAKARTA - Kapten timnas Indonesia Firman Utina puas dengan performa timnya di bawah arahan pelatih Alfred Riedl. Menurutnya, Riedl telah memberikan warna baru di skuad Garuda yang membuat dirinya dan rekan-rekan sangat menikmati setiap pertandingan.

Kehadiran Rield di kursi kepelatihan memang memberikan warna baru di timnas Indonesia. Pelatih asal Austria ini sukses mengkombinasikan para pemain muda dengan sejumlah pemain senior dan membentuk mereka menjadi sebuah tim yang solid. Belum lagi, kehadiran dua pemain naturalisasi yang kian menambah warna baru di tim merah putih.

Menanggapi perubahan signifikan yang terjadi di timnya, Firman yang kini dipercaya mengemban ban kapten, menggantikan Bambang Pamungkas mengaku senang. Menurutnya, perubahan yang dibuat Riedl membuat permainan Indonesia semakin berkembang.

“Tim sudah banyak mengalami perubahan. Riedl memberikan kepercayaan penuh kepada para pemain muda. Ini membuat kami enjoy saat main di lapangan. Tak ada senioritas dalam tim, semua pemain percaya satu sama lain,” tandas Firman usai mengikuti sesi latihan di lapangan timnas PSSI, komplek Senayan, Kamis (2/12/2010).

Soal pertandingan melawan Laos, Sabtu (4/12/2010) nanti, Firman menyatakan timnya tak akan meremehkan skuad besutan David Booth. Gelandang andalan Sriwijaya FC ini pun menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekan sudah  melupakan euforia kemenangan besar atas Malaysia dan fokus memenangi laga melawan Laos, demi mengamankan tiket semifinal.

“Saya sudah melihat rekaman pertandingan saat mereka (Laos) menahan Thailand. Mereka tim yang kuat dan kami tak boleh meremehkan. Kini, kami sudah melupakan kemenangan 5-1 atas Malaysia dan fokus sepenuhnya melawan Laos,” tandasnya.

Kemenangan atas Malaysia mengantar Indonesia untuk sementara memimpin Grup A dengan raihan tiga angka. Sementara Thailand dan Laos menempati peringkat dua dan tiga, diikuti Malaysia sebagai juru kunci. Kemenangan atas Laos dipastikan bakal mengantar Indonesia lolos ke semifinal. (acf)

Lawan Indonesia, Laos Memilih Bertahan

JAKARTA – Jelang laga versus Indonesia, Pelatih Laos, David Booth begitu percaya diri timnya bisa mengkoleksi angka maksimal dengan permainan pragmatis. Dalam latihan yang digelar di Lapangan Soemantri Brojonegoro, Jum’at (3/12) Laos nampaknya telah mempersiapka diri dengan matang saat menghadapi tuan rumah Indonesia, Sabtu (4/12) esok.

Hasil imbang 2-2 yang diraih di laga pembukan Suzuki AFF Cup versus Thailand, setidaknya menjadi modal berharga buat Laos yang kini menempati urutan kedua klasemen grup A. Dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Sultan sehari sebelum laga, sang arsitek menjelaskan memilih bermain bertahan di babak pertama, berkaca dari pertandingan Indonesia versus Malaysia di mana tim Merah Putih bisa mengejar kertinggalan di paruh pertama.

''Saya melihat permainan indonesia ketika melawan Malaysia. Indonesia kebobolan di menit awal, namun bisa menang pada akhir laga. Jadi saya pikir kami harus mencetak gol di akhir pertandingan saja,'' ucap Booth kepada wartawan.

Selain memusatkan perhatian pada permainan defensif, Booth juga mengonfirmasi semua pemainnya tidak ada yang terkendala cedera. Kendati ia masih merahasiakan materi pemainnya.

''Semua pemain kami fit. Namun tentang pemain yang akan turun masih rahasia, saya tidak mau Alfred Riedl tahu,'' ujarnya sambil tertawa.

Mereka-reka materi skuad Laos, kemungkinan besar Booth masih menerapkan pemain yang sama saat menghadapi Thailand. Materi pasukan Laos diisi oleh Soukaphone Vongchiengkham dan Khampheng Sayavutthi, dua pilar yang memainkan peranan penting saat mengimbangi kekuatan Thailand. Karena itu, kewaspadaan patut ditingkatkan timnas Garuda jika tidak ingin kehilangan angka penuh di laga kedua ini.
(fmh)

Madrid Ikut Minati Hazard

Manchester United, Liverpool, dan Arsenal harus segera pasang kuda-kuda karena persaingan memperebutkan playmaker muda Lille, Eden Hazard, memanas setelah Real Madrid dikabarkan ikut meminati sang pemain.
Wonderkid berusia 19 tahun itu semakin bersinar bersama Lille. Ia berandil besar dalam kesuksesan Les Dogues memimpin klasemen sentara Ligue 1.

Liverpool, Arsenal, Manchester United adalah tiga klub yang diketahui menaruh minat pada gelandang asal Belgia tersebut. Namun, persaingan bakal semakin ketat setelah klub kaya, Real Madrid, ikut menyatakan ketertarikan.

"Apa yang telah ia lakukan untuk klubnya tergolong luar biasa. Apakah mungkin baginya bermain di Madrid suatu saat nanti? Mungkin saja," tutur Zinedine Zidane, yang kini bekerja sebagai penasihat presiden klub, Florentino Perez, kepada Daily Mail.

Hazard sendiri untuk saat ini menyatakan gembira bertahan bersama Lille. Ia bahkan bercita-cita bermain di Grand Stade Lille Métropole, stadion baru Lille yang pembangunannya akan selesai pada 2012.
"Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan musim depan. Pertama-tama, saya ingin menyelesaikan musim ini dengan baik bersama Lille," ucap Hazard kepada L'Equipe.

"Saya benar-benar tidak ingin pindah pada Januari dan mengapa tidak bertahan di sini saja?" sambungnya.

"Saya ingin merasakan bermain di stadion baru bersama klub saya. Jika kami bermain di Liga Champion (musim depan), itu akan menjadi elemen penting dalam pemikiran saya," pungkasnya.

Maksimalkan momentum, Spurs ke fase knock-out

Tottenham Hotspur mendapatkan satu tiket untuk berlaga di babak 16 besar. Menghadapi Werder Bremen di kandang sendiri, Spurs menang tiga gol tanpa balas.
Pada pertandingan yang dihelat di White Hart Lane, Kamis (25/11/2010) dinihari WIB, peluang emas pertama Spurs dalam pertandingan langsung berbuah gol. Younes Kaboul mencetak gol keduanya untuk Spurs dalam dua laga terakhir.
Gol tersebut tercipta dengan diawali tendangan sudut Gareth Bale. Bola dibuang pemain bertahan Bremen, namun jatuh di kaki Aaron Lennon. Nama terakhir langsung melepaskan umpan silang kepada Kaboul yang masih ada di dalam kotak penalti.
Lewat satu sepakan, yang sempat membentur tanah, Kaboul pun mengoyak jala Bremen.
Di penghujung babak pertama, tepatnya pada menit 45, Spurs akhirnya memperbesar kedudukan menjadi 2-0. Kali ini pencetak golnya adalah Luka Modric.
Umpan Alan Hutton ke arah kotak penalti disundul oleh Peter Crouch kepada Modric. Usai mengecoh penjaganya, Modric pun melepaskan sontekan ke arah gawang. Spurs meraih keunggulan dengan nyaman sebelum masuk ruang ganti.
Spurs mendapatkan kesempatan untuk memperbesar keunggulan di awal babak kedua. Pelanggaran Felix Kroos terhadap Modric membuat Spurs dihadiahi tendangan penalti!
Garteh Bale maju menjadi eksekutornya. Bale melakukannya dengan sebuah sepakan keras, tapi Tim Wiese berhasil membloknya! Spurs gagal menambah keunggulan atas Bremen.
Spurs akhirnya semakin menjauh setelah Crouch mencetak gol ketiga untuk timnya di menit 77. Bale kembali terlibat dalam proses terciptanya gol.
Umpan silangnya memotong lapangan dan mendarat di kaki Lennon. Dengan satu operan simpel, Lennon memberikan kepada Crouch yang langsung menyontek bola tepat di depan gawang. Spurs unggul 3-0.
Gol tersebut menjadi gol terakhir dalam pertandingan ini. Spurs akhirnya memastikan diri lolos ke babak 16 besar berkat kemenangan ini.
Dengan hasil ini Spurs masih memimpin klasemen sementara Grup A dengan nilai 10, atau sama dengan poin yang dimiliki Inter Milan. Namun The Lilywhites punya keunggulan agregat dari dua pertemuan dengan Inter.
Spurs dan Inter menjadi wakil Grup A yang melaju ke babak gugur.
Susunan Pemain
Tottenham Hotspur: Heurelho Gomes, Younes Kaboul, William Gallas, Benout Assou-Ekotto, Alan Hutton, Luka Modric, Jermaine Jenas (Wilson Palacios 20), Gareth Bale (Niko Kranjcar 81), Aaron Lennon, Peter Crouch, Roman Pavlyuchenko (Jermain Defoe 58).
Werder Bremen: Tim Wiese, Sebastian Prodl, Per Mertesacker, Dominik Schmidt, Clemens Fritz, Daniel Jensen (Petri Pasanen 86), Philipp Bargfrede, Sandro Wagner, Felix Kroos (Onur Ayik 55), Aaron Hunt (Lennart Thy 80), Marko Marin.
via Detiksport

Bantai ‘Gladbach, Dortmund tak terbendung

Penguasa klasemen Bundesliga Borussia Dortmund melanjutkan kegemilangannya dengan memetik kemenangan kelima beruntun usai menekuk Borussia Moenchengladbach 4-1 di Stadion Signal Iduna Park, Sabtu (27/11).
Kemenangan ini membuat Dortmund makin kokoh di puncak klasemen dengan 37 angka, unggul tujuh poin dari peringkat dua Mainz.
Dortmund langsung mengempur Gladbach sejak awal. Tapi kiper Christofer Heimeroth dengan gemilang mampu menggagalkan usaha Lucas Barrios dan pemain muda Jepang Shinji Kagawa.
Justru Gladbach yang mampu unggul lebih dulu di menit 33 lewat tendangan Marco Rues. Dortmund baru dapat menyamakan skor di penghujung babak pertama lewat tandukan Neven Subotic yang meneruskan umpan penjuru Mario Goetze.
Tujuh menit setelah jeda, Kagawa membawa Dortmund berbalik unggul. Mendapat umpan terobosan dari Goetze, Kagawa dengan dingin melewati Heimeroth sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Selepas itu Dortmund tak terbendung dan mampu menambah dua gol lagi masing-masing lewat Kevin Grosskreutz dan Barrios.
Sementara itu di laga lainnya klub bertabur bintang Bayern Muenchen sukses naik ke posisi lima setelah melumat Eintracht Frankfurt 4-1.
Gelandang Anatoliy Tymoshchuk menjadi bintang kemenanan Bayern dengan torehan dua golnya. Sedangkan dua gol Bayern lainnya disumbang Mario Gomez dan Thomas Mueller.
Hasil Lainnya:
Hamburg 4 (Trochowski 4′, Pitroipa 29′, Oetruc 36′, Van Nistelrooy 60′)
Stuttgart 2 *Marica 9′, Gentner 46′)
Hannover 3 (Schlaudraff 15′, Konan 72′, Hanke 89′)
Freiburg 0
Hoffenheim 2 (Salihovic 38′, Sigurdsson 90′pen)
Leverkusen 2 (Sam 9′, Vidal 10′pen)
Kaiserslautern 5 (Lakic 8′, 56′, Amedick 39′, Ilicevic 76′ pen, Moravek 88′)
Schalke 0
via Biangbola

Leverkusen melaju, Atletico takluk

Bayer Leverkusen memastikan lolos ke fase knout out Liga Europa usai mengatasi Rosenborg. Sementara Atletico Madrid masih bersaing dengan Aris Saloniki setelah kalah 2-3.
Bertandang ke Lerkendal, Kamis (2/12/2010), Leverkusen berhasil memetik kemenangan tipis 1-0. Gol tunggal wakil dari Bundesliga tersebut dicetak oleh Sidney Sam pada menit ke-35.
Kemenangan tersebut membuat Leverkusen memastikan lolos ke babak 32 besar setelah menjadi juara grup B dengan mengumpulkan 11 poin dari lima kali laganya. Sedangkan Rosenborg dipastikan tersingkir.
Sementara Atletico Madrid ditaklukkan oleh tamunya, Aris Salonika dengan skor 2-3 di Vicente Calderon. Kekalahan tersebut membuat Atletico dan Aris mengumpulkan poin yang sama yaitu tujuh poin.
Kedua tim masih akan bersaing di laga terakhir untuk memastikan siapa yang akan menemani Leverkusen ke fase grup. Pada laga terakhir Atletico akan menghadapi Leverkusen, Aris akan bertemu Rosenborg.
Pada laga Calderon, Aris sempat unggul lebih dulu lewat gol Sergio Koke di menit ke-2. Namun Atletico berhasil membalikkan kedudukan dengan unggul 2-1 lewat gol Diego Forlan (11′) dan Sergio Agüero (16′).
Namun Aris akhirnya berhasil memetik tiga poin di laga tandangnya tersebut setelah Nikos Lazaridis menjebol gawang Atletico pada menit ke-81. Aris pun unggul 3-2 hingga akhir pertandingan.
via Detiksport

Eden Hazard lebih menyukai gaya bermain Arsenal.

Pers Inggris mengklaim Eden Hazard, playmaker Lille yang diinginkan banyak klub elite, lebih memilih Liga Primer dan bermain dengan Arsenal.

Mengutip sejumlah sumber yang dekat dengan Hazard, Daily Mail memberitakan pemain internasional Belgia itu sedang didekati Chelsea. Hazard menolak, dan mengatakan akan memilih Arsenal jika meninggalkan Lille.

"Chelsea adalah satu-satunya klub yang secara intensif mendekati Hazard dan Lille," ujar sumber itu kepada Daily Mail.

"Namun Hazard menolaknya. Dia juga tidak ingin meninggalkan Lille, Januari 2011, karena ingin memberikan gelar Ligue 1 kepada klub yang membesarkannya," lanjut sumber itu.

Real Madrid, masih menurut sumber itu, juga tertarik mendapatkannya. Namun kepada sejumlah rekannya Hazard mengatakan lebih menyukai gaya bermain Arsenal.

"Di Arsenal, Hazard yakin bisa bermain bersama Samir Nasri di lini tengah,"  demikian sumber itu.

Arsenal adalah klub yang bermain dengan teknik tinggi, dan Hazard yakin kemampuannya cocok untuk klub asuhan Arsene Wenger.

Komdis PSSI Cabut Sertifikat Lima Wasit

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memberikan sanksi tegas kepada lima wasit ISL yang dinilai membandel karena telah melanggar statuta PSSI. Sanksi tegas tersebut berupa larangan aktif di dunia sepak bola Indonesia, seumur hidup.

Kelima anggota korps baju hitam tersebut adalah Mudjito asal Surabaya (pengawas), Fiator Ambarita (wasit), Winarno Bachtiar (asisten wasit), Ahmad Sukamdi dan wasit cadangan, R.A. Mas Agus. Mereka diganjar sanksi tegas berupa pencabutan sertifikat yang telah diberikan PSSI, serta larangan bertugas di semua ajang yang dibawahi oleh PSSI.

Hukuman ini sendiri dijatuhkan komdis pada Kamis sore tadi setelah melakukan sidang keempat. Kelimanya dianggap telah melanggar statuta PSSI dengan memimpin sebuah laga yang digagas sebuah organisasi tanpa bentuk di Stadion Persikabo, Cibinong, Bogor, 29 November lalu. Selain enggan menyebut kompetisi yang dipimpin kelima laga tersebut, Komdis juga enggan menyebutkan secara detil pertandingan yang mereka pimpin.

Sanksi tegas ini sendiri dijatuhkan Komdis setelah menerima memo internal dari Ketua Komite Wasit PSSI Togar Manahan Nero Simanjuntak. Setelah mempelajari dan membahas pelanggaran yang mereka lakukan, Komdis akhirnya menjatuhkan sanksi tegas pada Kamis sore tadi.

“Mereka telah terbukti melanggar statuta PSSI. Jadi, kami tak perlu lagi memanggil mereka untuk memberikan keterangan. Berdasarkan Kode Dispilin PSSI, maka, Komdis selaku satu-satunya badan peradilan di PSSI menjatuhkan hukuman kepada kelima wasit tersebut,. Mereka juga tak bisa melakukan banding atas keputusan ini,” demikian diungkapkan ketua Komdis PSSI, Hinca Pandjaitan dalam konferensi pers di kantor PSSI, Kamis (2/12/2010).

Selain itu, Hinca juga mengumumkan bila pihaknya saat ini masih memproses insiden kericuhan yang terjadi saat duel PSM kontra Semen Padang pada Sabtu 28 November kemarin. Hingga kini, Hinca menjelaskan, Komdis belum bisa menjatuhkan sanksi karena belum punya cukup bukti. Sejauh ini, mereka empat orang untuk dimintai keterangan. Mereka adalah Fathony, wasit Aeng Suarlan, Deny Marcel (pemain PSM) dan Panpel pertandingan tersebut. (achmad firdaus/okezone)

Firman: Lupakan Kemenangan atas Malaysia!

Gelandang tim nasional (timnas) Indonesia, Firman Utina, meminta rekannya melupakan kemenangan besar 5-1 atas Malaysia. Dengan begitu, ia berharap, timnya bisa lebih fokus saat melawan Laos pada lanjutan babak penyisihan grup A, Piala AFF 2010, Sabtu (4/12/2010).

Berkat kemenangan telak atas Malaysia, Rabu (1/12/2010), "Merah Putih" kini bertakhta di puncak klasemen. Pada laga selanjutnya, Bambang Pamungkas dkk akan menantang Laos. Sementara itu, tim asuhan David Booth tersebut memang tidak boleh dianggap enteng pada pertandingan ini.

Pada pertandingan kemarin, mereka mampu membuat Thailand kerepotan dan bahkan membuat mereka dua kali tertinggal. Hasilnya, Laos mampu memaksa Thailand berbagi poin dengan skor akhir 2-2.

"Aku menyaksikan pertandingan Laos melawan Thailand kemarin. Laos cukup bagus. Aku berharap tim bisa melupakan kemenangan kemarin dan lebih fokus pada pertandingan nanti," ungkap gelandang Sriwijaya FC itu kepada wartawan seusai latihan timnas di lapangan C, Kamis (2/12/2010). (made asdhiana/kompas)

Dilirik Madrid, Hugo Almeida Tersanjung

Beritabola.com Bremen - Akhir-akhir ini kencang berhembus kabar yang menyebut Hugo Almeida menjadi buruan utama Real Madrid. Rumor ini membuat striker Werder Bremen itu cukup terkejut sekaligus merasa tersanjung.

Madrid terancam kehilangan Gonzalo Higuain dalam waktu yang cukup lama. Penyerang internasional Argentina itu mengalami cedera pangkal paha dan dibutuhkan operasi untuk memulihkan kondisinya.

Dengan ini, praktis Madrid kini cuma memiliki Karim Benzema yang menempati posisi sebagai center forward. Fakta ini jelas bikin raksasa Spanyol itu kelabakan. Los Merengues butuh pemain depan tambahan untuk mengarungi kompetisi yang masih sedemikian panjang.

Rumor yang beredar Madrid serius mengincar Almeida. Dengan usianya yang masih relatif muda, 26 tahun dan postur tubuh yang tinggi tegap merupakan penyerang ideal yang dibutuhkan Jose Mourinho.

"Saya harus mengatakan bahwa saya tidak tahu kalau ada ketertarikan dari Real Madrid kepada saya karena belum ada  yang berbicara dengan saya soal ini," ujar mantan striker FC Porto itu kepada Marca.

"Tentu saja ini sebuah kehormatan bagi saya. Sungguh menyenangkan bisa bermain dengan klub Spanyol sebesar Real," pungkas dia.

Musim ini Almeida sudah mencetak 11 gol dari 20 laganya. Sembilan gol sudah ia bukukan dalam 13 penampilan terakhirnya, termasuk mengukir hat-trick saat menghadapi St. Pauli akhir pekan lalu.
(dtc/rin)

Artikel

More »

Artikel

More »

Artikel

More »

Artikel

More »