Lawan Indonesia, Laos Memilih Bertahan

JAKARTA – Jelang laga versus Indonesia, Pelatih Laos, David Booth begitu percaya diri timnya bisa mengkoleksi angka maksimal dengan permainan pragmatis. Dalam latihan yang digelar di Lapangan Soemantri Brojonegoro, Jum’at (3/12) Laos nampaknya telah mempersiapka diri dengan matang saat menghadapi tuan rumah Indonesia, Sabtu (4/12) esok.

Hasil imbang 2-2 yang diraih di laga pembukan Suzuki AFF Cup versus Thailand, setidaknya menjadi modal berharga buat Laos yang kini menempati urutan kedua klasemen grup A. Dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Sultan sehari sebelum laga, sang arsitek menjelaskan memilih bermain bertahan di babak pertama, berkaca dari pertandingan Indonesia versus Malaysia di mana tim Merah Putih bisa mengejar kertinggalan di paruh pertama.

''Saya melihat permainan indonesia ketika melawan Malaysia. Indonesia kebobolan di menit awal, namun bisa menang pada akhir laga. Jadi saya pikir kami harus mencetak gol di akhir pertandingan saja,'' ucap Booth kepada wartawan.

Selain memusatkan perhatian pada permainan defensif, Booth juga mengonfirmasi semua pemainnya tidak ada yang terkendala cedera. Kendati ia masih merahasiakan materi pemainnya.

''Semua pemain kami fit. Namun tentang pemain yang akan turun masih rahasia, saya tidak mau Alfred Riedl tahu,'' ujarnya sambil tertawa.

Mereka-reka materi skuad Laos, kemungkinan besar Booth masih menerapkan pemain yang sama saat menghadapi Thailand. Materi pasukan Laos diisi oleh Soukaphone Vongchiengkham dan Khampheng Sayavutthi, dua pilar yang memainkan peranan penting saat mengimbangi kekuatan Thailand. Karena itu, kewaspadaan patut ditingkatkan timnas Garuda jika tidak ingin kehilangan angka penuh di laga kedua ini.
(fmh)

silahkan meninggalkan komentar yang membangun.
terima kasih atas kunjungannya
EmoticonEmoticon