Do'a Sang Pendusta

Ketika sang pendusta tersadar
Ia menangis menyesali segalanya
Tuhan menegurnya lewat buah cintanya,
Yang tak lagi peduli pada kebenaran
Dusta demi dusta ditebar si buah cintanya
Hingga terasa perih didustai
Sang pendusta pun berharap dalam tangisnya
Ia diampuni segala alfa dan khilapnya
Dengan galau antara takut tak didengar
Do’a dan harafnya...
Ia terus memohon dan memohon
Agar si buah cintanya tak seperti dirinya
Dan lebih baik dari dirinya


Karya : Dian Al-Syihab

silahkan meninggalkan komentar yang membangun.
terima kasih atas kunjungannya
EmoticonEmoticon