Resep dan Cara Membuat Kue Bolu

Resep Kue Bolu dan Aneka Kue Bolu - Beragam jenis kue bolu bisa kita temukan dipasaran dengan mudah. Dengan harga yang bervariasi juga, kita bisa membeli kue bolu murah dan menikmatinya kapanpun kita mau. Pernahkah anda terpikir untuk membuat kue bolu sendiri dengan memasak kue langsung di dapur?

Nah, mungkin anda adalah orang yang termasuk ingin memasak kue bolu sendiri. Anda sudah tepat berada diblog kue bolu yang akan memberikan aneka resep kue bolu yang bisa anda jadikan santapan keluarga, apalagi menjelang perayaan lebaran yang tinggal menghitung hari. Lihat aneka kue basah lebaran pada postingan sebelumnya.

Setelah melihat-lihat beberapa tips memasak kue bolu di internet, admin kemon baca menyimpulkan bahwa memasak kue bolu sendiri layak dicoba. Pengerjaan yang tidak terlalu rumit dibanding dengan pembuatan kue brownies tentunya.

Oke, silahkan saja langsung dilihat beberapa resep kue bolu dan cara memasak kue dibawah ya.

A.  Cara membuat Kue Bolu Coklat

Bahan-bahan:
1. Mentega 1/4 Kg
2. Gula Halus 3/8 Kg
3. Telur 12 butir
4. Vanili 2 Bungkus kecil
5. Ovalet 1/2 Sendok Makan
6. Terigu 3 1/2 ons
7. Coklat Bubuk 1/2 Kardus
8. Susu Bubuk Putih 5 Sendok Makan

Alat yang digunakan:
1. Baskom untuk tempat adonan
2. Mixer untuk mixing
3. Oven untuk memanggang
4. Loyang (big size)

Cara Membuat:
1. Baca Basmalah (berdoa mudah-mudahan kuenya enak)
2. Pisahkan isi telur (kuning dan putih) di tempat berbeda, putih telur di tempat tertentu
sedangkan kuning telurnya bisa tetap berada di dalam cangkang.
3. Masukkan mentega, gula halus, vanili dan ovalet ke dalam baskom lalu mulai di-mix pake
mixer selama kurang lebih 10 menit.
4. Setelah itu campur adonan dengan kuning telur yang dimasukkan satu persatu ke dalam
baskom (adonan harus di-mix terus menerus selama kuning telur dimasukkan, tujuannya
biar rata) selama kurang lebih 10 menit.
5. Setelah itu masukkan terigu sedikit demi sedikit ke dalam adonan, aduk sampai rata
6. Setelah itu masukkan susu bubuk sedikit demi sedikit ke dalam adonan, aduk sampai rata
7. Setelah itu masukkan coklat bubuk sedikit demi sedikit ke dalam adonan, aduk sampai rata
(untuk langkah 5-6-7 waktu yang dibutuhkan kira-kira 15 menit)
8. Mix putih telur yang sudah dipisahkan selama 5 menit di tempat terpisah.
9. Masukkan putih telur yang sudah di-mix ke dalam baskom yang berisi adonan, lalu mix
selama 10 menit atau gunakan insting anda sebagai pembuat kue apakah adonan sudah
siap atau belum :).
10. Masukkan adonan kue yang sudah siap ke dalam loyang, lalu panggang di dalam oven
selama +- 40 menit suhunya 25 derajat celcius atau gunakan insting anda sebagai
pembuat kue apakah kue bolu sudah masak atau belum :).
11. Pegang loyangnya hati-hati (soalnya panas), terus letakkan di tempat yang sudah
disediakan.12. Baca Hamdalah (akhirnya selesai juga pembuatannya)
12. Hmm... sepertinya sudah siap dihidangkan, enak atau nggak enak jangan lupa bagi-bagi
kuenya ke temen-temen :P.
Inilah Makanan yang Mempercepat Proses Penuaan

Inilah Makanan yang Mempercepat Proses Penuaan

Inilah Makanan yang Mempercepat Proses Penuaan

Jakarta, Seseorang akan tampak awet muda dan terhindar dari penyakit di usia tua jika memilih makanan seperti sayuran dan buah-buahan yang memperlambat penuaan. Tetapi Anda juga perlu mengetahui makanan apa saja yang dapat mempercepat penuaan.

Penuaan akan cepat terjadi jika seseorang terpapar radikal bebas tanpa perlindungan antioksidan alami yang didapatkan dari nutrisi makanan. Menurut buku The Antioxidant Prescription yang ditulis oleh Dr. Bryce Wylde, beberapa makanan memiliki efek yang buruk bagi penuaan.

Berikut 8 jenis makanan yang dapat memepercepat penuaan, seperti dilansir readerdigest, Rabu (3/10/2012) antara lain:

1. Makanan yang mengandung lemak terhidrogenisasi
Makanan ini harus dihindari karena dapat menyebabkan penyakit jantung. Lemak terhidrogenisasi telah digunakan selama bertahun-tahun dalam makanan ringan, roti dan margarin. Hindari membeli makanan yang pada daftar bahannya tercantum lemak trans atau telah terhidrogenasi minyak.

2. Olestra (lemak sintetis)
Olestra biasanya digunakan untuk membuat keripik kentang 'non-fat' dan makanan ringan lainnya. Meski suatu makanan dilabeli 'non-fat', tetapi olestra sebagai penggantinya dapat mengikat dan melarutkan vitamin A, E, D, dan K, karotenoid dan antioksidan yang diperlukan tubuh untuk mencegah penuaan dini.

Sebuah penelitian juga telah menyatakan bahwa olestra menyebabkan sakit perut dan masalah pencernaan lainnya. Konsumsi olestra juga dapat menyebabkan seseorang tidak tertarik untuk makan makanan seperti buah dan sayuran yang baik untuk melawan radikal bebas penyebab penuaan dini.

3. Makanan cepat saji
Masakan rumah jelas lebih sehat dari makanan cepat saji yang dibuat di restoran karena Anda dapat mengolah sendiri dengan cara yang sehat. Makanan cepat saji dibuat dengan pengolahan yang cepat dan tanpa Anda ketahui mungkin dimasak menggunakan minyak yang sama berkali-kali.

4. Daging yang mengandung nitrat
Nitrat ditemukan dalam daging yang biasanya digunakan untuk bahan hot dog, fungsinya adalah untuk mempertahankan warna merah daging dan mengatasi mikroba yang merugikan. Penggunaan nitrat sebenarnya tidak berbahaya, tetapi nitrat ini dapat dikonversi menjadi nitrit ketika berada di dalam tubuh.

Pada gilirannya akan membentuk nitrosamin, yaitu bahan kimia yang kuat dan dapat menyebabkan kanker. Bila memungkinkan, carilah daging organik atau daging yang dijual oleh peternak lokal yang tidak diberi nitrat.

Jika Anda harus makan makanan yang mengandung nitrat, ambil dosis ekstra vitamin C karena dapat mencegah konversi nitrir ke nitrosamin dalam perut.

5. Alkohol
Konsumsi alkohol yang berlebihan telah terbukti dapat merusak fungsi hati dan sistem kekebalan tubuh tidak mampu melawan radikal bebas sehingga dapat mempercepat penuaan.

5. Tiram mentah
Tiram mentah dapat membawa bakteri mematikan yang dapat menyebabkan penyakit yang parah atau kematian. Pastikan untuk memasak makanan laut dengan benar-benar matang sebelum dikonsumsi.

6. Lemak jenuh dari produk hewani
Lemak jenuh produk hewani seperti pada daging sapi, babi, dan kulit pada unggas. Produk susu penuh lemak seperti keju, susu, dan krim juga mengandung lemak jenuh yang dapat menyumbat arteri dan menyebabkan penyakit jantung. Selain itu lemak jenuh tidak dapat dicerna dengan baik dan menyebabkan kegemukan.

7. Soda
Soda adalah minuman yang meningkatkan risiko mengembangkan diabetes dalam jangka panjang. Soda mengandung gula tinggi atau pemanis buatan dan sering mengandung kafein, pewarna serta perasa buatan.

8. Makanan ringan yang asin dan tinggi lemak
Makanan ringan seperti keripik kentang mengandung kadar garam dan lemak yang tinggi, sehingga menempatkan Anda pada risiko penyakit di usia tua seperti tekanan darah tinggi, obesitas, dan penyakit kronis lainnya.
Makin Gendut Makin Kena Asam Urat

Makin Gendut Makin Kena Asam Urat

Makin Gendut Makin Kena Asam Urat

Banyak yang bilang asam urat adalah masalah atau penyakit yang dialami orang tua. Tapi kini tak lagi, karena jumlah orang dengan asam urat makin meningkat seiring dengan banyaknya orang yang obesitas.

Penyakit asam urat dikenal sebagai penyakit raja karena hampir diderita oleh sejumlah raja termasuk Henry VIII. Secara sejarah penyakit ini dikiatkan dengan orang-orang kaya seperti raja yang mampu mengadakan pesta dengan banyak makanan dan wine serta alkohol.

Para ahli menghubungkan peningkatan asam urat ini dengan obesitas, karena makan dan minum yang berlebihan menyebabkan terjadinya penumpukan asam urat dalam darah, yaitu produk limbah yang dibentuk saat pemecahan makanan, bir dan wine.

Untuk itu adanya peningkatan jumlah orang yang mengalami obesitas maka turut meningkatkan banyaknya kasus asam urat. Faktor risiko lain dari penyakit ini adalah kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi dan kadang dipicu oleh trauma fisik atau operasi.

Jika seseorang memproduksi asam urat secara berlebihan maka akan terbentuk banyak kristal kecil di sendi yang bisa menyebabkan rasa sakit dan juga peradangan terutama di jempol kaki, sehingga membuat orang jadi tidak nyaman.

"Setiap tahun dalam dekade terakhir, jumlah pasien yang dibawa ke rumah sakit karena asam urat telah meningkat sebesar 7,2 persen," ujar Dr Philip Robinson dari University of Queensland, Australia, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (3/10/2012).

Dr Robinson yang melaporkan penelitian ini dalam jurnal Rheumatology mengungkapkan bahwa penderita asam urat sering mengalami masalah kesehatan lainnya seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan juga penyakit jantung.

Selain itu konsumsi alkohol berlebihan juga bisa meningkatkan kadar asam urat dalam darah, dan mengurangi jumlah asam urat yang dikeluarkan melalui urine. Serta konsumsi alkohol ini juga memicu obesitas.

"Orang-orang hanya melihat obesitas bisa menyebabkan diabetes tipe 2 dan hipertensi, tapi mereka tampaknya tidak menyadari bahwa kondisi ini juga bisa memicu asam urat," ujar Dr Robinson.

Dr Robinson mengungkapkan profesional kesehatan perlu mengambil kesempatan untuk memperingatkan pasien mengenai kondisi ini. Meski asam urat bisa dikontrol, tapi akan lebih baik jika bisa mencegahnya. 
sumber (http://health.detik.com)

Artikel

More »

Artikel

More »

Artikel

More »

Artikel

More »